Assalamu'alaikum teman-teman semua.. welcome back to my blog!! Akhirnya ya 2023 kesampean lanjutin blog 😂wkwkwk
Sudah masuk Februari nih, apa targetmu selanjutnya?? Behhh berat ya pertanyaannya:(
Tenang kok tenang...
Kita ga akan tanyain soal progres or goals kamu, tapi kita akan bahas step apa yang aku pribadi lakukan ketika gap year dari pertengahan 2021 kemarin, yaa semoga cerita ini menyenangkan dan menghibur ya hehee..
Setelah studiku satu demi satu berjalan cukup riweh karena disambi kegiatan organisasi, tapi so far selesai juga masa masa tertekan bolak balik rumah-kampus-perpus-cafe-healing, repeat😭😂
Tapi dari semua hal itu, masih banyak hal-hal lain diluar itu yang memberikan tambahan skill buat aku pribadi..
Ada banyak pertanyaan ataupun pernyataan tentang bagaimana caranya produktif? Atau cara bagi waktu dengan aktivitas yang padat itu gimana? Kuliahnya ga keganggu? Apakah cuman lelah yang didapatkan?
Untuk menjawab itu semua, jujur cukup sulit karena tidak bisa spontan kita jawab dengan jawaban pasti saat itu juga. Sebab apa? Karena jawabannya membutuhkan "action" atau pengalaman yang memang benar-benar langsung diterapkan atau dicoba untuk memulai.
Sedangkan sudah memulai masih perlu pembiasaan untuk mengatur time management dan hal lainnya.
Tapi yang pasti waktu itu tidak akan berputar kebelakang, dia akan terus berganti kedepan. Jika yang telah lalu, kamu habiskan dengan kegiatan positif tentu manfaatnya akan terasa beberapa waktu kedepan dong bukan kebelakangkan? Hehe
Lalu gimana kasusnya kalau kamu mengisi waktu diwaktu yang telah lalu, dengan males-malesan atau mengumpat orang lain yang ingin aktif didalam kegiatannya or anything? (Silahkan pikirkan sendiri)
Kebanyakan ga semuanya beberapa anak muda itu "mikir keras" tapi ga ngelakuin actionnya, kritik banyak tapi kurang baca, banyak maunya tapi ga enakan sama orang lain, dan masih banyak lainnya
Ditengah arus seperti itu tadi, kalau bisa kita jangan ikutan yang buruknya tapi coba untuk temukan dari sebuah problem/kekurangan itu menjadi solusi untuk diri sendiri.
Misal nih, anak muda tu kenapa ya ga terlalu suka disuruh riset ulang berita/issue yang dia dapatkan? Selalu share informasi dengan mudah tanpa konfirm dulu atau komen buruk dilaman sosmed orang lain?
Caraku menyikapinya adalah berusaha temukan cara atau plaform yang berguna untuk aku bisa survive ditengah masa masa itu.
Awalnya sebelum pulang kampung setelah selesai studi, aku sudah berniat mendaftar bootcamp di MySkill. Ini cara aku untuk upgrade skill digital (marak bangetkan sekarang soal digital dan tumbuh pesat😁). Full 1 bulan aku luangkan untuk ikut pelatihan dan projectnya sekaligus! Disana aku baru tahu dunia digital itu luassss sekali bung. Banyak cabang"nya, topik A bisa nyambung sama topik Z, cara negosiasi, teamwork, dan lainnya. Sampailah aku wisuda bootcamp edisi pulkam bawa laptop yang super makin berat tas yang dibawa wkwkwk thank you kak Angga buat sesi bootcampnya
Lanjut..
Aku mulai terbang ke platform lain yang serupa yaitu Ruang Guru hahah dah kaya kutu loncat:D
Jadi di Ruang Guru ini aku daftar salah satu program beasiswa upskill gitu namanya Academy by Ruangguru! Pelatihan sekaligus sharing bersama ribuan orang dari seluruh wilayah Indonesia yang dibagi perkelasnya. Kita belajar berbagai macam ilmu dan skill. Waktu itu belajar bahasa inggris, copywriting, dan softskill komunikasi dan lainnya. Menarik banget, kita diskusi dua arah. Setiap minggu kita diberikan waktu untuk presentasi, ask opinion, QnA, bikin project plus dikasih akses kelas gratis diaplikasi skill academy.. wahhh 3 bulan yang menyenangkan^^ makasih para kakak-kakak tentor terbaiiiik.
Lanjuuut...
Sampailah aku menemukan platform yang memang sesuai dengan jurusanku nih temen-temen.. after aku merasa sudah cukup berkelana di dua startup sebelumnya (myskill dan ruangguru), kali ini mau ke minatku yaitu di Ekonomi Syariah:)
Kala itu aku daftar ke Baznas RI sebagai Enumerator Survey Kesiapan Digital OPZ di Indonesia, alhamdulillah lulus dengan melalui rangkaian seleksi berkas dan interview. Dari 300an peserta, aku bersama sekitar 20an rekan bekerjasama untuk melakukan survey Nasional ini. Aku pun mendapatkan survey wilayah Prov. Riau (cukup riweh karena semua berbasis interview online bersama direktur dan jajaran opz nya). Satu per satu aku followup dan hubungi untuk interview secara detail dalam rangka program digitalisasi opz.
Seru sekali, banyak insight yang didapatkan dari orang yang lebih berpengalaman. Saran, masukan, kritik positif yaang mereka berikan membuatku sadar bahwa setiap pekerjaan tentu ada kurang dan lebihnya tinggal bagaimana kita berprogress untuk mau tumbuh dengan baik. Data demi data didapatkan:D. Sesi sharing, monitoring, progress dan semuanya setiap hari dilakukan. Project ini memakan waktu kurang lebih 3-4 bulan.
Dan selanjutnya, dari sana aku dibawa untuk bertemu platform lainnya yang sampai saat ini masih membersamai yaitu WaCIDS sebuah lembaga riset tentang wakaf. Ini menarik banget! Didalamnya adalah orang-orang berpengalaman dari berbagai profesi. Tua maupun muda kita sama sama membuat inovasi dan kreativitas diplatform ini. Ada kajian, konferensi, dan berbagai macam sajian konten. Sejak awal aku berada di divisi Content. Diajarkan bagaimana membaca jurnal, mengambil intisari bacaan, menyajikan konten yang baik, dll. So i'm grateful:).
Mungkin tidak bisa kuceritakan detail bagaimana situasi masing-masing experience diatas, namun ya begitulah setiap apa yang terlintas difikiran, ide-ide jangan pernah dianggap remeh. Waktu, tenaga, uang pastinya terpakai tapi justru itulah investasi untuk kedepan.
Aku tidak pernah berfikir untuk mencapai target/goals bla bla bla, tapi aku berfikir bagaimana anugerah diciptakannya diri ini bisa berguna untuk orang lain, bisa memanfaatkan fasilitas yang sudah dititipkan ke diri sendiri, jalani hidup yang baik, tidak membuat kebisingan dihidup orang lain, dan hal-hal yang setidaknya menyadarkan diri masih perlu banyak belajar lebih dan tidak merasa puas.
Saat ini, aku pun masih membersamai beberapa platform seperti Ruang Cerita, TawfinCare, KitaLulus dan projectku pribadi.
Barangkali ada yang mau cari informasi platform" tersebut silahkan ya, ini feel free aku sharing aja:)
Ingat, jangan membiasakan untuk menyamakan dengan pengalaman pribadimu (kok susah ya kayagitu, mana mungkin aku bisa, ah ngapain ikutan what ever) tapi ambil semangat dari tulisan ini aja ya karena garis takdir itu tentu harus butuh usaha yang kuat, doa yang tulus dan jaga semangat biar bisa terwujud!!
See you next time❤
Wassalamu'alaikum Warahmatullah

Comments
Post a Comment