Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Alhamdulillah bisa jumpa lagi ya di blog ini😍😄 udah berapa abad rasanya ndak mampir. Karena ada beberapa hal yang harus diselesaikan, jadi baru bisa sekarang deh hehe. Gimana kabar kalian? Semoga selalu semangat biar tubuhnya sehat selalu, do’a sama Tuhan untuk dikuatkan dalam mengerjakan setiap halnya jangan lupa sholawat biar lancar dan barakah, Aamiin.
Eh pernah denger kata Minimalis? Pernahkan ya. Nah buat cara biar bisa hidup minimalis itu gimana sih? Harus serba hitam putih gitu ya? Atau makanannya mesti sehat dan porsinya dikit? Bukaaaan bukan gitu ya. Itu persepsi yang amat salah. Langkah awal biar ndak kaget sama kehidupan minimalis itu apalagi kamu masih muda biasanya suka ikut-ikutan trend tapi gak paham apa yang di-trend-kan, hmmm.
Decluttering sering dianggap sulit oleh kebanyakan orang. Why? Banyak ya alasannya mulai dari gak ada waktu, barangnya banyak/penuh/udeh ndak sanggup lagi lihatnya wkwkwk. Mending rapih, lah ini berantakan (ya makanya diberesin!). Pas lagi beberes gitu pernah gak nemuin barang yang udah lama dicari gak ketemu-ketemu? Pernah nemu barang sewaktu kecil? Nemuin kenangan? Ya kalau lagi beberes memang kita akan dihantui masa lalu hehehe tapi bukan soal dia *skiiiiiiiip. Dan decluttering inilah yang merupakan langkah awal for minimalist.
Dalam Decluttering ini kita butuh dua ilmu, ada yang tahu?? Disiplin dan komitmen. Dua hal tersebut menjadi tolak ukur batas kesanggupan kamu membereskan semuaaaaa barang-barang yang ada disudut rumah. Serius, ini tentu tidak segampang yang dikira. Sebab butuh tenaga, dan waktu yang dijadwalkan. Alangkah baiknya setiap minggu/bulan adakan gotong royong ya, yaaah walaupun gotong sendiri gapapa wkwkwk.
Eh kita dari tadi panjang lebar baca tulisan decluttering paham gak maksudnya apa? Hehe tenang gaes, dina bantu jelasin berdasarkan hasil riset dan literatur random yang ada digoogle (biar bantu hemat kuota kalian hahaa).
Dibaca loh ya jangan diskip. Minum uy biar ndak ngantuk, jaga mata jangan maen hp sambil berbaring okeeeeh
Decluttering itu memiliki arti remove unecessary items from an untidy or overcrowded place. Ngerti ora koe???
Sini sini tak artikeun.
Jadi arti dari Decluttering itu, menyingkirkan barang-barang yang tidak dibutuhkan lagi dan hanya menyimpan barang-barang yang memang dibutuhkan. Paham?
Jadi, decluttering itu bukan cuman beres-beres biasa pada umumnya. (nyapu-ngepel-selesai) Bukaaaaaaaan😂 Dalam melakukan decluttering, kamu harus pinter-pinter menyortir barang-barang yang ada dirumah. Kamu harus bisa menentukan mana saja barang-barang yang harus kamu simpan, mana barang-barang yang harus kamu buang, hingga mana barang-barang yang bisa kamu donasikan. Nilai dari decluttering ini Masyaa Allah sangat bagus dilakukan baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Bisa puas sama hasil beberes jadi nyaman dan rapih sekaligus bisa berbagi kepada sesama yang membutuhkan.
Istilah decluttering pun sebenernya agak asing ya dibandingkan dengan minimalis. Tapi dengan baca blog ini semoga jadI TAMBAH SEMANGAT. Oke lanjuut!
Sebelum praktekin decluttering ini, kalian mesti mengidentifikasi sekeliling rumah dari kamarmu, ruang tv, dapur semuaaaaanya. Berberesnya diguyur aja (baca: berangsur-angsur) biar ndak capek atau kelelahan. Tapi kalau mau langsung semuanya sih bagusss itu kelewat rajin atau emang lagi ndak ada jadwal.
Terus, kalian kepo ndak siapa yang bawa bawa teori decluttering ini???
Nih awalnya dari sini
“KonMari method banyak jadi bahan
perbincangan belakangan ini. KonMari method diciptakan oleh pengarang
buku The
Life-Changing Magic of Tidying Up yaitu Marie Kondo. Terdapat 2
macam bentuk kegiatan beres-beres. Kegiatan yang dimaksud yaitu daily
tidying (mengembalikan barang yang dipakai ke tempat semula) dan special
event tidying. Decluttering tergolong special
event tidying. Proses tersebut dimulai dengan membuang apa yang
tidak diperlukan. Kamu bisa cari tahu lebih lengkap dalam bukunya The
Life-Changing Magic of Tidying Up.”
Sumber: Mengenal Decluttering dan Gaya Hidup Minimalis yang Ramah Kantong
Udah tahu ya…
Nah Decluttering punya banyak metodenya lho! Simak dibawah ya:
· Metode 4 kotak
Metodenya itu, kamu menyortir barang kedalam 4 buah kotak. Kotak-kotak itu bisa membantu kamu biar gak kebingungan. Tandain tiap kotaknya dengan kategori ‘simpan’, ‘pindahkan’, ‘buang’, dan ‘berikan’. gampangkan?
· KonMari method
KonMari method itu bagian dari buku The Life-Changing Magic of Tidying Up diciptakan oleh Marie Kondo. Tipe beberesnya itu ada 2, yaitu daily tidying (mengembalikan barang yang dipakai ke tempat semula) dan special event tidying. Decluttering tergolong special event tidying. Awali dengan membuang apa yang tidak diperlukan.
· Minimalist game
Minimalist game adalah metode yang dicetuskan oleh Ryan Nicodemus dan Joshua Fields Millburn. Dalam metode ini, kegiatan decluttering diubah menjadi semacam game. Kamu bisa menemukan metode ini di media sosial dengan tagar #minsgame. Minimalist game biasanya mulai dilakukan di awal bulan atau tanggal 1. Kamu harus memilih barang yang akan disingkirkan sesuai tanggal. Misal, di tanggal 1, kamu harus menyingkirkan 1 barang. Lalu tanggal 2, menyingkirkan 2 barang, dan seterusnya. Jadi dalam sebulan, gak kerasa kamu bakal menyingkirkan ratusan barang, WOW!
· Packing party
Metode ini juga dicetuskan oleh Ryan Nicodemus dan Joshua Fields Millburn. Jika menggunakan metode Packing Party, kamu harus membayangkan akan pindahan, yang artinya hanya membawa barang yang penting saja. Kalo gak penting jangan ditinggalin, tapi tetep diperhatiin bisa aja diberikan ke yang membutuhkan.
Nah gimana? Udah bisa miliih mau metode apa? Atau punya metode sendiri bisa diceritain dikolom komentar yak.
Next, kita bahas manfaatnya ya
Decluttering akan membantu kamu agar dapat berhenti untuk belanja secara impulsif, karena setelah melakukannya kamu akan merasa males membeli barang baru yang tidak terlalu dibutuhkan. Kamu juga akan lebih menghargai barang. Lewat donasi, kamu juga memberi manfaat pada orang lain bukan? Selanjutnya, decluttering membantumu terhindar dari stres. Kamu juga akan mendapatkan efisiensi waktu karena barang-barang akan lebih mudah dicari.
Kalau sudah berhasil decluttering, kamu bisa kira-kira udah nyaman dan fix minimalis belum? Gaya hidup minimalis populer di Jepang dan terinspirasi dari ajaran klasik Zen Budha. Pengikutnya diajak untuk hidup sederhana, secukupnya, seminim mungkin, sehingga tidak perlu terlalu banyak memiliki benda. Pengikut gaya hidup ini bukan berarti miskin atau tidak memiliki uang, tapi mereka percaya bahwa memiliki benda terlalu banyak akan membuat manusia menjadi tidak bahagia. Nah begitu hehe. Jadi manfaatnya apalagi?
Hemat kantong
Memprioritaskan apa yang dibutuhin jadi gak keluar banyak biaya dan muerah meriah. Gaya hidup ini membuat kamu lebih fokus pada hal yang benar-benar dibutuhkan untuk menjalani hidup. Nantinya kamu tidak lagi memikirkan budget untuk membeli pakaian dan lain-lain. Otomatis, akan ada banyak gaji tersisa untuk dialokasikan ke tabungan. Kamu juga akan lebih cepat mewujudkan tujuan finansialmu seperti nabung saham/berinvestasi dll. Eh bisa juga meminimalisir hutang hehe.
Ramah jiwa
Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 2.500 orang dari berbagai negara memperlihatkan bahwa 87% dari mereka lebih bahagia saat memiliki sedikit barang dibanding ketika memiliki lebih banyak barang. Mereka merasa lebih bebas dan tidak terbelenggu dengan berbagai macam tuntutan gaya hidup akibat bombardir kapitalisme.
Kebahagiaan sejatinya bukan didapat dari memiliki barang sebanyak mungkin, tapi memiliki barang yang cukup sesuai kebutuhan aja. Dengan begitu, tingkat stres dalam diri bisa turun.
Kayanya udah panjanglah ya konten blognya wkwkwk. Lumayan nemu ide ini dari keseharian yang bisa diterapin rame-rame ataupun sendiri.
Semoga bermanfaat, sampai jumpa di episode selanjutnya ya! See you😇
terima kasih support buat baca blog ini, semoga kalian sukses dan bisa wujudin impiannya Aamiin.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Verry impressive..i like it.
ReplyDeleteSangat bermanfaat. Thankyou kak ya. :)
Masya Allah, Thank you for reading this blog!
Deleteiyaa sama-sama, semangattt kak